Blog

Pemotongan kayu lapis

Mesin dan peralatan pertukangan

Pengolahan kayu dilakukan terutama oleh berbagai mesin pertukangan. Alat pertukangan tangan digunakan sebagai alat bantu untuk merakit dan memasukkan produk ke dalam alur, dll. Ada beberapa jenis pengolahan kayu pada mesin berikut: pemotongan, pemotongan, milling, grooving, drilling, planing dan grinding (Gbr. 1). Gergaji bingkai, gergaji bundar dan ujung, pisau untuk memotong dan mengikis, pemotong, bor, rantai, pahat dan amplas digunakan sebagai alat untuk memotong, memotong dan menyetrika.

20190917

Sl. 1: Jenis pengolahan kayu: a - pemotongan; b - memotong; c - penggilingan; d - penggilingan; e - scraping; f - penggilingan

Alat potong yang digunakan untuk pengerjaan kayu selalu memiliki satu atau beberapa irisan. Misalnya, gigi rangka, gergaji bundar dan pita, bilah pisau kikis, gigi pemotong, dll. mereka memiliki bentuk irisan tajam, yang melakukan pemotongan. Agar mata pisau berbentuk baji ini dapat memotong kayu dengan produktivitas yang cukup tinggi dan memberikan mutu pengolahan yang memuaskan, maka diperlukan sudut tertentu terhadap serat kayu dan ukuran serta bentuknya yang tepat.

Pada alat potong yang digunakan untuk pengolahan kayu ini terdapat sudut bilah sebagai berikut: sudut potong yang dilambangkan dengan huruf 𝛿, sudut penajaman - dengan huruf β, sudut depan - dengan huruf γ, sudut belakang - dengan huruf α. Jumlah sudut belakang dan sudut penajaman selalu menghasilkan sudut 𝛿 = α + β (Gbr. 2).

201909171

Sl. 2: Elemen sudut bilahnya

Untuk mencapai kemurnian tinggi dari perawatan permukaan kayu dan untuk menghabiskan pekerjaan pemotongan sesedikit mungkin, perlu untuk memilih sudut pemotongan yang paling disukai, sudut penajaman, sudut pemotongan depan dan belakang sesuai dengan jenis kayu, kelembaban dan arah pemotongannya. Sudut penajaman minimum dianggap 30tentang; sudut arah pembuatan pisau atau sudut belakang diambil 10 - 15tentang; sudut pemotongan diambil 45 - 74tentang.

Berdasarkan arah pemotongan dalam hubungannya dengan serat kayu, ada tiga kasus utama pemotongan: frontal, longitudinal dan transversal (Gbr. 3). Pemotongan longitudinal, transversal, dan frontal murni sangat jarang dilakukan, karena pisau selalu pada sudut tertentu terhadap serat kayu selama pengoperasian.

201909172 1

Sl. 3: Tiga kasus utama penebangan pohon: a - frontal; b - secara longitudinal; c - melintang

Penajaman pahat dilakukan baik pada alat penajam khusus atau secara manual, dengan syarat pahat, setelah diasah, harus mempertahankan bentuk asli mata pisau dan elemen sudut yang sesuai.

Apakah Anda punya pertanyaan? Klik suka atau tulis komentar